Halaman

Minggu, 01 September 2013

DARI KEJAUHAN

Ada banyak mata, ada banyak hati, ada banyak gurauan, ada banyak kejadian, ada banyak hal yang kulalui setiap hari,
tapi satu hal yang menyenangkan apakah itu???iya benar memandang dari kejauhan. Memandang hal yang menurut mu baik jika kamu dapat kan.
Begitu besar tapi begitu kecil
Itu dulu,,, sekarang aku pikir semua berbeda
Jauh,, jauh,, bahkan sangat jauh tak lagi sedekat jari manis dan kelingking.
Walaupun begitu??? walaupun ada kelingking yang lain pasti akan ada jari manis yang lain yang bilang halo,,,
Halo kelingking sudah kah hati mu terbuka untuk jari manis yang lain???
Memang butuh waktu ketika seseorang harus menerima dan memutuskan,
Hari ini aku melihat mu, dari kejauhan
Kamu tau apa yang aku rasakan???
Tersenyum kecil dan mencoba mengingatkan kalo jari manis yang ini sudah tidak berhak tinggal lama-lama di dalem sini.
Kini aku sudah terbiasa, terbiasa tanpa kamu walopun ada org lain hadir tapi kenangan akan kamu tetap akan menjadi bagian terindah cerita yang mungkin akan menjadi sejarah perjalanan hidup ku, pesen ku hilangkan kebiasaan buruk mu, tanpa aku kamu bisa menjalani hidup sehat , tidak hanya sehat jasmani semoga rohani nya juga,,, hahahahaha,,, 

KITA!!!!!!

gag lama memang tapi berkesan
bukan orang baik tp aku melihat mu dr sisi yg berbeda
kau menganggap diri mu kotor tp aku tak mlht itu
km bilang km gag pantas tp aku blng km pantas
ada banyak hal positif yg menutupi sisi negatif mu

udahh ituuu ajaaa,,,
ini dulu cuma blm ke share aja,,,
sekarang????? i don't know...

Rabu, 27 Maret 2013

Curhattt loh yaaa,,,

banyak cerita bersama kalian,, kawan-kawan baru ketemu di KKN angkatan ke 27,,, banyak hal yang bisa dipelajari,, pokok nya semangat banget kalok disuruh berangkat KKN,, tentunya karna ada sebuah alasan yang memang mendasarinya,,, udah setengah jalan kita,,, 3 minggu lagi,, bukan waktu yang lama,, ini waktu yang singkat,, sangat singkat,, bahkan lebih singkat dari orang ngantri sembako yang ngantrinya bisa sampai 10 kilometer,,,7 maret-20april 2013..

dari banyak kepala banyak pula karakter yang muncul,, beda2 maunya ini itu sikapnya begini begitu,,, coba ada kantong doraemon pingin minta alat yang bisa menyatukan dari sekian banyak pemikiran menjadi satu visi yang membawa kelompok kita menjadi lebih baik dan tujuan utama kita dapat terealisasi dengan mulus tanpa ada halangan rintangan membentang tak jadi masalah dan takan jadi beban pikiran,,, (loh kok malah kera saktinya muncul),,hihihi

ada om irkham yang pinter ngaji,
ada jeng nosi yang pinter Qasidahan
ada mas teguh yang pandai membikin suasana sedikit agak mencekam
ada om inyo yang jorok tukang ngupill pakek kunci motor
ada om jesen yang kata si kecil arda suruh di panggil pig
ada mas maryanto yang suka minjemin duid kalo bu bendaharanya gag ada
ada om suprikitiuuuww si fotografer paling handal seantero dusun ngrenak kidul

ada tante nika yang sll sibuk mikirin matriks
ada tante dwi yang hobinya maina handphone (gag tau tu handphone diapain)
ada tante tiwi yang suka banget mbikin perut laper jadi kenyang ( sie konsumsi nih,,,)
ada tante eka yang udah mirip kalkulator, pinter ngitung2...
ada tante putri yang eksis mainan fesbuk dan jualan ( ingat ini KKN ya jeng,,, hihihihi)
ada junior kita si kecil arda dengan segala keluguannya (#mikir nih..) hehe
ada tante mita, teman pulang malem nihhh,,,,
ada tante ani yang jago meramal,, awas siapa target selanjutnya,, #ting ting
ada tante ariana,, ini narsis ni orang nya,,, (baru tau loh saya..)
ada tante dyah yang hobi kabur2an,,, (maklum pekerja keras.. ngeles, paud, sibuk deh pokoknya)
ada ibu mursinah yang dengan segala kerendahan hatinya menuruti anak2nya yang ber 18 ini,, semangat ya ibuu,,,

udah ini aja curhatan malem ini,,, mumpung gag ada gawean tulis2 biar gag bikin miris tapi bacanya gag pakek mringis loh yaa,,,



Senin, 07 Januari 2013

TIPS MENCEGAH CERAWAT DARI BUNDA


Jika sobat jerawatan, gag perlu takut lagi,,,
Karna ada solusi mudah dengan herbal tanpa bahan kimia,,
Memang sedikit perih  tapi dalam dua hari dijamin jerawat  sobat  kaburrr …
  • Hal pertama yang kamu lakuin adalah ambil bumbu dapur eh maksudnya bawang putih, gag usah alay sedikit aja ngambilnya,, cukup satu siung ajah…
  • Selanjutnya kamu potong, pisau yang digunakan untuk memotong harus bersih yaa sobat… jangan pisau bekas motong cabe,, panas-panas deh tu muka,,, heheh,..
  •  Ambil satu bagian yang udah sobat potong, pasti ada getah dari bawang putih itu kan,, nah coba sobat oleskan di bagian yang ada jerawatnya,, untuk hasil maksimal tempelkan aja potongan bawang putihnya pada bagian wajah yang kena jerawat sobat,,,

  • Nah jangan langsung diambil,, tunggu sampai kering ya sobat, yah sekitar 10-15 menit aja sobat,
  • PENTING,,,untuk  jerawat yang belum berbentuk luka ya sobat,,,tapi jerawat yang baru muncul di pipi yang masih dalam bentuk bengkak kecil… okee..
          SELAMAT MENCOBA,,, SENANGNYA BERBAGI TIPS…

Selasa, 11 Desember 2012

Tamasya Ke Pantai


Libur sekolah baru saja dimulai hari ini, perasaan riang gembira menyambut pasangan adik kakak Ehsan dan Ruli, mereka kembar laki-laki dan perempuan yang terlahir dari keluarga sederhana yang tinggal di sebuah desa di lereng gunung yang bernama desa Mawar Melati. Meskipun mereka hidup sederhana namun tidak membuat mereka berkecil hati, karena orang tua mereka tidak pernah mengajarkan anak-anaknya untuk bersikap rendah diri namun selalu memberikan pengertian kepada anak-anaknya bahwa hidup bijaksana dan rendah hati akan membawa nikmat dikemudian hari.  Sosok Ehsan yang tinggi tegap dan pandai mirip dengan ayahnya sedangkan Ruli yang bertubuh sedikit lebih pendek dari Ehsan, dengan mata sipit, hidung sedikit mancung dan rambutnya yang terurai panjang dan sangat cantik mempunyai sikap dan sifat yang mirip dengan ibunya. Ayah Ruli dan Ehsan bekerja sebagai guru Sekolah Dasar tidak jauh dari rumah mereka, sedangkan ibunya hanya sebagai ibu rumah tangga,
Suatu pagi di depan rumah, Ruli sudah menyapu halaman dan Ehsan sudah mencabuti rumput di halaman rumah, mereka adalah anak rajin dan patuh dengan orang tua. Tiba-tiba ibunya menghampiri mereka,”Ehsan, Ruli makan dulu sayang nanti dilanjutin lagi setelah makan” Kata ibunya. “iya bu” Jawab Ruli. Ruli pun mengajak Ehsan untuk segera berhenti mencabuti rumput dan segera masuk ke dalam untuk sarapan pagi. “Cuci tangan dulu kak Ehsan sebelum makan, biar kuman yang ada di tangan mati jangan lupa pakai sabun ya Kak” pinta Ruli. Setelah cuci tangan Ruli dan Ehsan bergabung dengan ibu dan ayahnya di meja makan. “Wah masak apa Bu, sepertinya enak sekali” kata Ehsan. ”Masak sayur kesukaan mu Ehsan, tumis kangkung dan lauknya tempe, biarpun cuma makan dengan sayur kangkung dan lauknya tempe goreng kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan karena masih diberi rejeki, masih banyak orang di luar sana yang kesusahan dan tidak seberumtung kita” jelas ibunya. “Ruli, Ehsan dengarkan dan ingat apa kata ibu” kata ayahnya.
Setelah sarapan pagi dan pekerjaan Ruli dan Ehsan selesai mereka pun mandi dan bergabung dengan orangtuanya di ruang tamu, di sudut ruang tamu ada sebuah televisi yang ukurannya tidak begitu besar, dengan meja dan kursi yang tertata rapi, dan dinding yang terdapat foto keluarga di atasnya. Ayah Ehsan dan Ruli mengecilkan suara televisi, sambil melepas lelah setelah bekerja keluarga ini sering berkumpul di ruang tamu untuk sekedar melepas lelah dan penat. Waktu sudah menunjukan pukul 11.00 wib, tiba-tiba ayah Ehsan berbicara, semua mata mengarah ke arah ayah, “berhubung kalian libur dan nilai rapor kalian tidak ada yang merah, ayah ingin mengajak kalian untuk bertamasya ke pantai” kata ayah. “Horeeeee,,,” jawab Ehsan dan Ruli hampir bersamaan. Perasaan senang menyambut Ehsan dan Ruli karena selain kebun binatang  Ehsan dan Ruli juga suka berlibur ke pantai.
Keesokan harinya mereka bersiap-siap untuk berangkat kepantai. Bekal sudah disiapkan dan tertata rapi di dalam sebuah keranjang makanan. Karena ayah Ehsan tidak memiliki kendaraan yang cukup untuk dinaiki mereka berempat, akhirnya mereka pergi ke pantai menggunakan angkutan umun. Dalam perjalanan Ehsan dan Ruli tampak bersemangat, tak terlihat sedikit pun wajah lesu mereka. Sesampainya di pantai Ehsan bermain air di bibir pantai dengan ayah dan adiknya sedangkan ibunya menggelar tikar dan menyiapkan bekal yang mereka bawa di bawah pohon cemara yang rindang tidak jauh dari bibir pantai.
Keakraban keluarga ini sungguh terasa harmonis, dengan bekal pembelajaran moral yang dilakukan ayah kepada Ehsan dan Ruli menjadikan kedua anak ini tumbuh  menjadi anak yang manis dan patuh terhadap nasihat kedua orangtuanya.  Begitulah seharusnya kita membina sebuah keluarga, jauh dari KDRT, harmonis dalam segala sikap, sifat, dan tindakan. Nasihat diberikan tidak seperti kita menghakimi seorang anak, namun dilakukan dengan kelembutan disela-sela setiap aktivitas yang dilakukan.

“PERAN DAN POLA ASUH ORANGTUA MENJADI PRIORITAS PENTING DALAM MEMBEKALI ANAK SEHINGGA PENDIDIKAN KARAKTER TUMBUH SECARA ALAMI DALAM DIRI INDIVIDU (anak itu sendiri)”

Untuk mu Bunda


Ibuku Kartiniku

Pahlawanku penerang sukma dan ragaku
Hadirmu laksana alunan sebuah melodi klasik
Lembut, tulus, menyejukan, dan mengalun indah
Menuntun setiap langkah dan desir nadiku
Polesan jarimu, tetes peluhmu, serta bait kata
Yang terucap dari seiris bibirmu
Kan jadi saksi perjalananku menembus ruang dan waktu
Kala ku jatuh dan terinjak
Kau tawarkan pangkuan dan belaian kasihmu
Tuk jadi tempatku berkeluh kesah
Kala ku rapuh dan terbuang
Kau tawarkan pundakmu tuk menopang berat beban hidup ini
Kala ku terbang dan tersenyum
kaupun sempurnakannya dengan untaian doa indahmu
Kaulah malaikat ku
Kaulah pahlawan ku
Kaulah kartiniku
Tak ada yang indah tuk melukiskan nya
Terima kasih untuk pengorbanan mu
Tanpamu aku hanya seonggok debu
Yang terjebak dalam dimensi ini